Korea Selatan Denda Facebook Rp 84,8 Miliar

Facebook dikenakan ancaman denda sejumlah 6.7 miliar won atau sejumlah rp 85 miliar oleh pemerintahan korea selatan. Facebook terserang ancaman denda karena ditunjuk sudah share data pemakai tiada kesepakatan pemilik data.

Mencuplik situs zdnet. Sabtu (28/11/2020). Komisi pelindungan data individu korea selatan menjelaskan. Facebook bagikan data 3.3 juta pemakainya di negara itu ke perusahaan lain tiada kesepakatan. Proses share data tiada kesepakatan pemakai ini berlangsung di antara mei 2012 sampai juni 2018.

Komisi itu mengatakan akan ajukan berkeberatan Slot Online Terpercaya hukum pada facebook sebab dipandang sudah menyalahi peraturan info individu korea selatan.

Disebut juga. Info individu yang dibagi facebook mencakup nama pemakai. Kisah pengajaran. Kisah pekerjaan. Kota asal. Sampai posisi jalinan.

Ini berawal saat pemakai masuk di program faksi ke-3 memakai account facebook. Info dan daftar rekan pemakai rupanya dibagi oleh facebook pada beberapa layanan itu.

Rekan-rekan pemakai tidak mengetahui jika info mereka sudah dibagi ke beberapa layanan faksi ke-3 itu tiada ijin.

“seorang pemakai sepakat untuk bagikan info mereka dengan service spesifik saat login dengan account facebook. Tetapi. Rekan pemakai tidak memberi kesepakatan dan tidak mengetahui data mereka ikut juga dibagi.” kata komisi pelindungan data individu korea selatan.

Program faksi ke-3 ini selanjutnya memakai data yang disiapkan facebook tiada ijin pemakai untuk bikin iklan tertarget yang diperlihatkan di service.

Facebook juga memperoleh keuntungan yang tidak adil hasil dari share data tiada kesepakatan data pemakai.

Tidak itu saja. Facebook disebut simpan data password pemakai tiada enkripsi dan tidak memberitahu pemakai saat perusahaan terhubung data mereka.

Komisi itu menjelaskan. Facebook memberikan dokumen palsu dan tidak komplet sepanjang penyidikan berjalan. Ini membuat susahnya tentukan lingkup pelanggaran data dan menghalangi penyidikan.

Atas ini. Facebook dikenai tambahan denda sejumlah 66 juta won atau sejumlah rp 850 juta untuk pelanggaran ini.

Saat itu. Facebook menjelaskan mereka patuhi dan bekerja bersama dalam penyidikan yang dikerjakan komisi. Facebook menyesalkan ada keluh kesah hukum yang disodorkan oleh komisi.

Sebatas info. Interograsi facebook di korea selatan sudah mulai dikerjakan semenjak 2018 oleh komisi komunikasi korea selatan. Instansi ini adalah regulator telekomunikasi negara itu.