Harta Orang Terkaya AS

Wabah Covid-19 membuat beberapa pelaku bisnis dunia tersuruk. Tetapi, hal mengagetkan tiba dari sejumlah besar orang paling kaya atau miliarder asal Amerika Serikat (AS). Mereka nampaknya kebal pada corona Covid-19 dengan menyaksikan bila kekayaannya malah naik di keadaan susah ini.
Benar-benar mengejutkan sebab keadaan itu tidak ada waktu berlangsung musibah ekonomi awalnya, seperti kritis keuangan di 2008. MPO Slot Online

Hasilnya, dari 650 miliarder dalam perincian, 29 terdaftar sanggup melipatgandakan kekayaan mereka. Saat itu, ada 36 miliarder, di mana 47 adalah pendatang baru dan 11 keluar dari daftar sebab alami penurunan keuangan atau wafat.

Beberapa miliarder yang hartanya makin bertambah, seperti Jeff Bezos. Orang paling kaya nomor satu dunia ini mendapatkan peningkatan kekayaan sebesar USD 70 miliar (Rp 985 trilin). Keseluruhan, kekayaan Bos Amazon ini naik sekarang capai USD 182,4 miliar. sama dengan Rp 2.567 triliun.

Selanjutnya milirder CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk jadi yang paling berkilau. Ia memperoleh kenaikan kekayaan secara meteorik. Sepanjang masa di atas, kekayaannya naik 413 %, naik dari USD 24,6 miliar jadi USD 126,2 miliar.

Menurut riset, miliarder AS saat ini mempunyai kekayaan nyaris USD 4 triliun, seputar 3,5 % dari seluruh kekayaan masyarakat individu di negara itu.

Sesaat kekayaan miliarder saat ini 2x lipat jumlah kekayaan yang dipunyai oleh 50 % kombinasi rumah tangga terikuth AS, yang banyaknya seputar 160 juta orang.

Federasi Reserve memprediksi jika jumlah kekayaan individu di AS sekarang ini capai USD 112 triliun. Dari jumlah itu, 1 % paling atas mempunyai USD 34,23 triliun, persentil 90-99 paling atas mempunyai USD 43,09 triliun, persentil 50-90 mempunyai USD 32,65 triliun dan 50 % terikuth cuman mempunyai USD 2,08 triliun.

Harta pendiri Alibaba, Jack Ma, makin bertambah sebesar USD 18,5 miliar jadi USD 29,2 miliar cuman dalam waktu setahun saja